Sportalavista
Connect with us

Hi, what are you looking for?

MOTOGP

Melihat Penampilan Mario Aji di Paruh Musim Moto3 2022

Pembalap Moto3 Mario Aji SPORTALAVISTA
Pembalap Moto3 Mario Aji berfoto bersama Presiden Joko Widodo.

SportalavistaMario Aji merupakan satu-satunya pembalap muda Indonesia yang mendapatkan kesempatan tampil di ajang balap motor kelas Grand Prix pada musim ini. Dirinya diketahui berkarier di kasta paling rendah, yakni Moto3.

Rider yang memiliki nama lengkap Mario Suryo Aji tersebut diketahui baru memulai debutnya di kelas Grand Prix Moto3 pada musim ini. Dirinya sebelumnya hanya tampil di kelas junior sejak 2019 lalu, seperti Red Bull Rookies Cup dan CEV Moto3 (sekarang namanya JuniorGP).

Selama tiga tahun berkarier di kelas pembalap muda, Mario Aji terbilang cukup mengesankan. Dirinya kerap kali mendapatkan poin saat tampil di Red Bull Rookies Cup 2019, di mana ia berhasil finis di zona poin sebanyak 7 kali dari 8 balapan yang ia mainkan.

Posisi terbaiknya saat itu hanya bisa menempati peringkat ke-5, yakni di Sirkuit Misano, Italia. Pada musim itu, Mario Aji pun dilaporkan menempati urutan ke-16 pada klasemen akhir Red Bull Rookies Cup dengan torehan 42 poin. Catatan itu terbilang cukup baik untuk pembalap Indonesia.

Mario Aji mulai memperlihatkan peningkatan saat memasuki musim 2020, di mana dirinya nyaris masuk posisi 10 besar pada klasemen akhir Red Bull Rookies Cup. Saat itu sang rider Tanah Air hanya bisa menempati urutan ke-11 dengan raihan 65 poin.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Ketika menjalani musim 2021, pembalap Honda tersebut kembali turun ke posisi 16 pada klasemen akhir Red Bull Rookies Cup. Akan tetapi jumlah poinnya lebih banyak dibandingkan dengan musim 2019, yakni 53 poin.

Performa Mario Aji di CEV Moto3

Pada saat bersamaan, Mario Aji juga mengikuti ajang balapan CEV Moto3 periode 2019 sampai dengan 2021. Aksi pembalap asal Magetan tersebut terbilang mengalami peningkatan setiap musimnya. Itu bisa dilihat dari posisinya di klasemen akhir dalam 3 musim tersebut.

Mario Aji memulai CEV Moto3 dengan cukup baik, di mana dirinya hampir naik podium. Saat itu sang pembalap Indonesia hanya bisa menempati posisi ke-4 di seri balapan Estoril, Portugal. Namun pada seri berikutnya, performa sang rider justru tak stabil.

Dirinya dilaporkan 7 kali gagal menorehkan poin, di mana 3 di antaranya terjadi karena mengalami crash (terjatuh dari motor). Situasi tersebut memaksa Mario Aji harus puas menempati peringkat ke-18 di klasemen akhir CEV Moto3 2019 dengan koleksi 26 poin.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Pada musim berikutnya ia sukses naik dua peringkat ke urutan 16 di akhir musim dengan torehan 23 poin. Sedangkan pada musim terakhirnya di CEV Moto3, Mario Aji berhasil menempati posisi ke-12 dengan raihan 58 poin.

Performa Mario Aji di Moto3 2022

Setelah 3 musim berkarier di kompetisi junior, Mario Aji akhirnya menandatangani kontrak bersama Honda Team Asia untuk tampil di Moto3 2022. Dirinya pun mampu menampilkan performa yang cukup baik selaman paruh musim pertama.

Pada debutnya di seri Qatar, Mario Aji hanya bisa finis di posisi ke-19 sehingga membuatnya gagal merebut poin pertamanya. Angka perdananya ia dapatkan ketika bermain di balapan kandang, yakni Moto3 Mandalika.

Tampil di rumahnya sendiri, Mario Aji berhasil menyelesaikan balapan di peringkat ke-14. Hasil tersebut membuat sang pembalap Indonesia berhak membawa pulang 2 poin. Mario Aji sebenarnya bisa saja meraih hasil yang lebih, mengingat ia mendapatkan kesempatan memulai balapan di baris depan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Namun Mario Suryo Aji justru tak mampu lagi menyelesaikan seri balapan di zona poin. Terhitung, dalam lima balapan berikutnya Mario Aji sama sekali tak bisa mendulang poin. Posisi terbaiknya saat itu hanya berada di urutan ke-16. Ia membutuhkan 1 peringkat lagi untuk bisa menorehkan poin.

Barulah pada Moto3 Italia di Sirkuit Mugello, Mario Aji kembali memperlihatkan kualitasnya. Dirinya mampu membawa pulang poin setelah finis di peringkat ke-13 di Moto3 Italia 2022. Sportalavista melansir dari sejumlah berita olahraga, di mana momen ini menjadi yang keduanya dalam membawa pulang poin. Sayangnya ia belum bisa lagi meraih poin hingga paruh musim pertama selesai.

Dengan begitu Mario Aji berhasil mengumpulkan 5 poin hingga seri balapan ke-11 di Moto3 2022. Torehan itu nyatanya menjadi yang terbaik dibandingkan dengan pembalap Indonesia lainnya, yakni Andi Gilang dan Gerry Salim.

Mario Aji Masih Mendekam di P26 Klasemen Moto3 2022

Mario Aji cukup kesulitan memperbaiki posisinya di klasemen sementara Moto3 2022. Dirinya saat ini masih mendekam di peringkat ke-26 dengan koleksi 5 poin. Ia pun wajib menorehkan poin dalam setiap balapan di paruh kedua musim Moto3 2022.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Jika skema itu berjalan dengan baik, maka dirinya bisa menembus zona 20 besar di klasemen akhir Moto3 2022. Agar bisa menembus zona tersebut, Mario Aji membutuhkan setidaknya puluhan poin lagi.

Sekedar informasi tambahan, berita olahraga Sportalavista mengabarkan bahwa Mario Aji terpaut 18 poin dengan pembalap yang berada di urutan ke-20, yakni Elia Bartolini (QJmotor Avintia Racing Team).

Sementara itu untuk posisi puncaknya masih dihuni oleh Sergio Garcia (GasGas Aspar Team) dengan raihan 182 poin. Dirinya mampu unggul 3 angka dari rival terdekatnya sekaligus rekan setimnya, yakni Izan Guevara.

Pada urutan ke-3 klasemen sementara Moto3 2022 ditempati oleh Dennis Foggia (Leopard Racing). Hingga seri balapan ke-11, pembalap berkebangsaan Italia tersebut mampu membukukan total 115 poin.

Ikuti perkembangan terkini soal berita olahraga Moto3 atau MotoGP di situs Sportalavista.

Advertisement. Scroll to continue reading.
Advertisement
COIN303
Advertisement
COIN303
Advertisement
COIN303

You May Also Like

BOLA

Adam Traore Kembali ke Barcelona

For You

Francesco Guidotti Seperti Meluapkan Keluh Kesahnya

BASKET

Indonesian Basketball League