Sportalavista
Connect with us

Hi, what are you looking for?

MOTOGP

Suzuki Resmi Hengkang dari MotoGP Musim Depan

Suzuki MotoGP SPORTALAVISTA
Suzuki mengundurkan diri MotoGP akhir musim 2022.

Sportalavista – Tim pabrikan Suzuki dilaporkan bakal hengkang dari ajang balap motor dunia MotoGP pada akhir musim 2022 ini. Dengan begitu, para pecinta balap roda dua dipastikan tidak akang lagi melihat Suzuki Ecstar pada musim depan.

Pengunduran diri dari MotoGP tersebut tidak terlepas dari masalah keuangan yang menimpa Suzuki Ecstar pada musim ini. Kabar hengkang Suzuki sendiri memang sudah santer terdengar sejak pertengahan Mei 2022 kemarin.

Hal itu terjadi ketika tim pabrikan Suzuki Ecstar mengunggah tulisan bahwa mereka bakal mengundurkan diri dari kompetisi balap motor ternama di dunia ini. Saat itu mereka masih menunggu konfirmasi dari promotor atau pihak penyelanggara MotoGP, yakni Dorna Sport.

“Kami sedang dalam pembicaraan dengan Dorna mengenai kemungkinan mengakhiri partisipasi kami di MotoGP pada akhir 2022,” tulis Suzuki seperti dilansir Sportalavista dari Tuttomotoriweb.it, hari ini, Jumat, 15 Juli 2022.

Lebih lanjut Suzuki Ecstar juga mengabarkan bahwa mereka terkendala masalah keuangan. Akibatnya, tim pabrikan tersebut tidak bisa mengembangkan motor balap dengan teknologi baru di MotoGP. Hal ini pun memaksa mereka untuk mengundurkan diri pada akhir musim ini.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Sayangnya, situasi ekonomi saat ini dan kebutuhan untuk memusatkan upaya pada perubahan besar yang dihadapi sektor otomotif dalam beberapa tahun terakhir memaksa Suzuki mengalihkan biaya dan sumber daya manusia untuk mengembangkan teknologi baru,” bunyi pernyataan Suzuki.

Kabar tersebut semakin diperkuat oleh komentar Direktur Perwakilan dan Presiden Toshihiron Suzuki. “Suzuki telah memutuskan untuk mengakhiri partisipasi MotoGP dan EWC dalam menghadapi kebutuhan untuk mengalokasikan kembali sumber daya pada inisiatif lain untuk keberlanjutan,” katanya dalam situs resmi Suzuki.

“Balap motor selalu menjadi tempat yang menantang untuk inovasi teknologi, termasuk keberlanjutan, dan pengembangan sumber daya manusia. Keputusan ini berarti bahwa kami akan mengambil tantangan untuk membangun operasi bisnis sepeda motor baru dengan mengarahkan kembali kemampuan teknologi dan sumber daya manusia,” lanjut dia.

Lebih lanjut dirinya turut mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua penggemar, pengendara, dan semua pemangku kepentingan yang bergabung dengan Suzuki. Dirinya sangat mengapresiasi setiap pihak yang antusias mendukung Suzuki Ecstar dari tahap pengembangan di MotoGP.

“Saya akan terus melakukan yang terbaik untuk mendukung Alex Rins, Joan Mir, Team Suzuki Ecstar dan Yoshimura Sert Motul untuk bersaing secara kompetitif hingga akhir musim. Terima kasih atas dukungan Anda,” ujar dia.

Hengkangnya Suzuki dari MotoGP menjadi berita olahraga yang cukup mengejutkan. Padahal pembalap mereka berhasil bersaing di papan atas atau baris depan dalam sejumlah balapan dalam beberapa musim terakhir.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Suzuki Sempat Undur Diri pada MotoGP 2011

Berita olahraga dari sejumlah media mengabarkan bahwa Suzuki sebelumnya juga sempat mengundurkan diri dari ajang balap MotoGP pada musim 2011. Langkah itu diambil setelah dua musim dari ajang balap motor terakbar di dunia akibat terdampak oleh krisis ekonomi global.

“Perusahaan Motor Suzuki telah memutuskan untuk menghentikan sementara partisipasinya di FIM Balap Motor Grand Prix MotoGP dari 2012. Penangguhan ini untuk mengatasi dengan situasi sulit yang utamanya disebabkan oleh resesi berkepanjangan di negara-negara maju, sebuah apresiasi sejarah Yen Jepang dan bencana alam yang berulang,” bunyi pernyataan resmi Suzuki beberapa tahun lalu.

Saat memutuskan hengkang dari MotoGP pada akhir musim 2011, Suzuki mengaku bakal kembali lagi setidaknya dalam dua tahun berikutnya. Pada musim 2014, Suzuki diketahui hanya memainkan seri balapan terakhir. Barulah pada MotoGP 2015, tim pabrikan asal Jepang tersebut akhirnya kembali ke kelas Grand Prix secara penuh.

“Membidik kembali ke MotoGP pada 2014, Suzuki kini akan fokus mengembangkan sebuah motor yang kompetitif dengan mesin baru untuk kelasnya. Suzuki akan melanjutkan kegiatan motorcross dan mendukung aktivitas balapan menggunakan motor yang diproduksi secara massal, dengan mendapatkan ijin dan kerjasama dengan pemasok alat-alat balapan,” lanjut pernyatannya.

Dengan memutuskan hengkang dari MotoGP pada akhir musim 2011, pembalap Suzuki saat itu Alvaro Bautista pun memutuskan untuk bergabung bersama Honda Gresini pada tahun berikutnya.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Sebelum memutuskan pergi, Suzuki sendiri mampu menorehkan kemenangan terakhir di MotoGP Prancis musim 2007. Kemenangan tersebut berhasil ditorehkan oleh Chris Vermeulen, sedangkan juara dunia terakhir didapatkan oleh Kenny Roberts Jr pada MotoGP 2000.

Performa Suzuki Setelah Comeback ke MotoGP

Setelah kembali ke MotoGP, Suzuki terbilang mampu memberikan persaingan yang cukup ketat di barisan depan balapan. Itu terbukti ketika mereka berhasil keluar sebagai juara dunia MotoGP 2020.

Itu didapatkan setelah Joan Mir (Suzuki Ecstar) berhasil memuncaki klasemen MotoGP 2020 dengan torehan 171 poin. Dirinya berhasil unggul 13 angka dari rival terdekatnya, yakni Franco Morbidelli (Petronas Yamaha SRT).

Joan Mir sendiri saat itu mampu menginjakkan kakinya di atas podium sebanyak 7 kali, dengan rincian 1 kemenangan, runner-up tiga kali dan posisi 3 sebanyak tiga kali. Meski hanya bisa menjuarai balapan sebanyak 1 kali, namun hal itu tetap membuat dirinya menjadi jawara MotoGP 2020.

Lalu kapan Suzuki bakal kembali ke ajang balap MotoGP? Simak terus berita olahraga di situs Sportalavista untuk mengetahui lebih lanjut nasib tim pabrikan tersebut.

Advertisement. Scroll to continue reading.
Advertisement
COIN303
Advertisement
COIN303
Advertisement
COIN303

You May Also Like

BOLA

Adam Traore Kembali ke Barcelona

For You

Francesco Guidotti Seperti Meluapkan Keluh Kesahnya

BASKET

Indonesian Basketball League